Ikabsu: Itu Spanduk Ilegal

Ikabsu: Itu Spanduk Ilegal

 

Maraknya Spanduk Dukungan Salah Satu Cagubsu di Batam

BATAM (HK) – Ketua paguyuban Ikatan Keluarga Besar Sumatera Utara (Ikabsu) Batam, Nutrin Sihaloho menegaskan bahwa spanduk dukungan kepada salah satu Calon Gubernur Sumatera Utara (Cagubsu) yang beredar di Batam, adalah ilegal.

Sebab, kata Nutrin, spanduk tersebut bukan produk dari Ikabsu. Tetapi hanya mengatasnamakan organisasi, yang nyata-nyata tidak melalui prosedur organisasi. Apalagi menurutnya tidak dibenarkan adanya individu Ikabsu yang mengatasnamakan organisasi.

“Spanduk itu ilegal, bukan produk dari Ikabsu,” tegas Nutrin ke awak media didampingi Sekretaris Umum (Sekum) Ikabsu, Fisman F Gea ke awak media, Kamis (12/4) di bilangan Harbourbay, Batuampar.

Karena itu juga, Nutrin mengaku akan mengusut siapa pihak yang tidak bertanggungjawab atas beredarnya spanduk tersebut.

Senada ditegaskan Sekum Ikabsu, Fisman F Gea bahwa spanduk tersebut muncul tidak melalui proses organisasi, karena sebelumnya tidak ada rapat pleno, tidak ada pembahasan apalagi kesepakatan bersama dari pengurus. Sehingga menurutnya spanduk tersebut dipastikan ilegal.

Atas kejadian tersebut, mantan Anggota DPRD Batam ini mendesak oknum yang menginisiasi dan pemasang spanduk tersebut agar sesegera mungkin mencabut spanduk ilegal itu. Karena dikhawatirkan memunculkan hal-hal yang tidak diinginkan.

“Tidak ada rapat atas nama organisasi, apalagi keputusan. Karenanya kita minta segera diturunkan spanduk ilegal itu,” tegasnya.

Pelanggaran Hukum

 

Terpisah Wakil Ketum 2 Ikabsu Batam, Nixon Situmorang menegaskan bahwa pemakaian logo dan merek tanpa izin organisasi dikategorikan pemalsuan, dan melanggar hukum. Sehingga siapapun oknumnya, kalau nantinya terbukti akan kita laporkan ke polisi.

“Kita sejalan dengan Sekum Ikabsu bahwa belum ada pleno yang mendukung salah satu Cagubsu, karenanya ini bentuk pelanggaran hukum,” tegas Nixon didampingi Wasekum Thomas Aritha Sembiring, anggota Dewan Pakar Mangonar Siahaan dan sejumlah tokoh Masyarakat dan tokoh Pemuda Asal Sumut.

Baca Juga Berita Ini :  KMI Akan Gelar Diskusi Bersama Insan Media "Mendongkrak Ekonomi Indonesia Melalui Omnibus Law Perpajakan"

Dari sisi lain, kata pengacara Kepri ini, spanduk bentuk dukungan tersebut merugikan mereka, sebab menurutnya ada oknum yang mengambil manfaat sementara merugikan organisasi. Terlebih menurutnya Ikabsu telah dibawa keranah  politik.

“Kita desak ada tindakan nyata dalam waktu 2 x 24 jam, kalau tidak akan muncul mosi tidak percaya kepada pengurus Ikabsu,” pungkasnya. (ays)

Baca Juga Berita ini

About the Author: possibolga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *