Batam Berbenah Menjadi Pusat Logistik

Batam Berbenah Menjadi Pusat Logistik

 

BATAM (HK) – Badan Pengusahaan (BP) Batam segera mengupgrade bandara Hang Nadim Batam dan pelabuhan Batuampar untuk dijadikan penopang dalam mewujudkan Batam menjadi pusat logistik, guna dapat memicu pertumbuhan ekonomi sebesar 7 persen selama 2 tahun.

Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo menyampaikan bahwa Batam sebentar lagi akan menjadi pusat logistik Asean maupun Asia, karena sejumlah infrastruktur penopang seperti bandara dan pelabuhan akan diupgrade baik dari sisi infrastruktur maupun layanan dan hal tersebut sudah berjalan, dan akan dikerjakan dalam waktu dekat.

Untuk pengembangan dan pengelolaan Pelabuhan Batuampar rencananya BP Batam mengandeng anak BUMN yakni PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I dan sudah menemui kata sepakat, prosesnya sendiri tinggal menunggu Perpres sebagai payung hukum karena aset digunakan adalah aset negara sehingga wajib dikeluarkan regulasi penugasan.

Sedangkan untuk pengembangan Bandara Hang Nadim Batam sedang dalam tahap Market Sounding (MS) yang diikuti oleh 17 perusahaan. Salah satunya adalah anak BUMN yaitu PT Angkasa Pura (Persero) II, ditargetkan MS selesai pertengahan tahun 2018 dan dilanjutkan dengan proses tender.

“Investasi untuk upgrade bandara Hang Nadim sebesar 400 juta USD dan pelabuhan Batuampar 200 juta USD,” kata Lukita kemarin.

Dia melanjutkan selain peningkatan pelabuhan Batuampar dan Bandara HNB, pembangunan infrastruktur lainnya juga dilakukan seperti pelabuhan Tanjung Sauh dimana termasuk dalam salah satu dari tujuh proyek strategis Nasional di Provinsi Kepri.

Menurut Lukita, apabila semua telah dilakukan pembdekat, n serta pembangunan maka potensi pertumbuhan ekonomi Batam akan berjalan cepat dan target pertumbuhan ekonomi Batam sebesar 7 persen selama dua tahun akan terwujud.

“Potensi baru selain manufaktur yaitu bagaimana menjadikan Batam sebagai pusat logistik,” jelasnya.

Baca Juga Berita Ini :  Sinergitas FPMSI dan Pegiat Media Sosial Yogyakarta Sukseskan Penyelenggaraan PON XX Papua

Alasanya letak Batam yang berada di jalur lalu lintas perdagangan dunia dan kawasan segi tiga emas, yakni Singapura, Malaysia, dan Batam, menjadikan pulau Batam strategis untuk pembangunan pusat logistik. Selain itu juga Batam adalah salah satu kawasan yang memiliki bandara dan pelabuhan yang jaraknya cukup dekat, sehingga cost distribusi bisa ditekan..

“Bahkan dari Pemerintahan pusat juga akan memberikan kemudahan fasilitas,” ucap Lukita.

Rencana besar ini bertujuan untuk mengefesiensi arus lalu lintas logistik sehingga industri di Tanah Air tidak perlu jauh-jauh belanja dari Eropa, Asia, atau negara-negara lain, karena biaya bisa lebih murah dan waktu kedatangan barang juga lebih cepat. (cw56)

Baca Juga Berita ini

About the Author: possibolga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *