Usai Temuan Mayat Dalam Kardus, Warga Kembali Gempar! Lisa Ditemukan Tewas Bersimbah Darah Tanpa Busana

Sibolgapos.com– Medan |  Warga Jalan T Amir Hamzah, Kecamatan Medan Barat kembali dibikin gempar. Hanya beberapa hari berselang jasad wanita dibunuh lalu dibungkus kardus, kali ini seorang perempuan yang berprofesi sebagai tukang kusuk sekaligus lulur badan wanita, ditemukan tewas bersimbah darah, tanpa busana dan dibekap bantal di tempat usahanya.

Warga terlihat menyemut di lokasi usaha Kusuk Ibu Tiara, Jalan T.Amir Hamzah No 44, Kios Usaha Kusuk Ibu Tiara Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat, Minggu (10/6/2018) sekira jam 07.30 wib. Informasi yang dihimpun, korban diketahui bernama Lisa (40), warga Jalan Eka Rasmi Johor No 11 Medan.  Adalah Dany Roy (22) dan orangtuanya, Linda Br Nababan (53), selaku pemilik tempat kusuk itu yang pertama sekali menemukan jasad korban.

Keduanya kini masih dimintai keterangan oleh polisi sebagai saksi.

Keterangan : TKP tempat penemuan mayat Lisa

Data yang diperoleh dilapangan menyebutkan, penemuan mayat yang diduga korban pembunuhan  sekira pukul 07.30 WIB atas nama korban, Lisa ,40, disebut sebut tukang kusuk ditemukan tewas oleh tetangganya.

Saat itu, tetangganya Danny Roy keluar dari dalam rumah hendak menyapu halaman teras rumah  pada pagi hari. Kemudian Roy melihat lampu kios tukang kusuk tempat usaha korban masih tergantung dan biasanya jika sudah malam diambil korban.

Sehingga Roy menaruh curiga dan langsung melihat kedalam kios, dan ternyata korban telah meningggal dunia dengan posisi telungkup dan ditutupi bantal bersimbah darah.

Melihat kejadian tersebut, Roy  menyampaikan kepada keluarga yang ada di rumah. Setelah Itu saksi menghubungi pihak Kepolisian Polsek Medan Barat.

Kapolsek Medan Barat Kompol Rudi Silaen beserta Personil menerima laporan ada ditemukan mayat lagi, bersma personilnya turun tempat kejadian perkara dan mengamankan lokasi  dengan memasang Police line Polisi dan menghubungi Polrestabes Medan.

Tak lama kemudian, oleh Tim Inafis Polrestabes Medan juga tiba di sana. Menurut keterangan Sur (37), seorang warga di sana, mereka mengetahui adanya jasad yang dituga tewas karena dibunuh dari keluarga si pemilik kios, yang sempat berteriak meminta tolong, setelah melihat penyewa kontrakan itu (Lisa) tewas. “Memang biasanya warga di sini semua udah tau musim maling. Bola lampu di depan rumah aja bisa hilang. Jadi, bola lampu itu biasanya dimasukkan, pemilik kios yang disewa korban curiga, kenapa lampu depan kios Kusuk dan Lulur yang di tempati korban masih menyala. Rupanya pas dicek, penghuninya sudah tewas bersimbah darah,” sebut Sur diamini tetangga sebelah kiri kios kusuk, yang membuka kedai jajanan. Saat ini, situasi telah diamankan polisi. Tak satupun warga diperkenankan dekat bahkan mengabadikan foto korban.

Warga pun masih bertanya-tanya terkait motif pembunuhan itu. “Kalau perampokan barang korban yang hilang belum tau apa saja. Yah, namanya tempat kusuk, siapa aja yang mau dilayani untuk kusuk dan lulur datang ke tempat korban. Tapi biasanya di siang hari korban ada yang menemani,” ungkap warga lagi. Saat ini petugas kepolisian masih sibuk melakukan pendataan dan segera membawa jasad korban ke RS Bhayangkara Medan guna otopsi.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto yang juga berada di lokasi mengatakan bahwa pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut. “Belum tau kita, tunggu ada hasil dari forensik. Biar diperiksa dulu, diperiksa ya. Hasil dari di RS Bahangkara,” kata Kombes Dadang singkat. (ast)

 

Baca Juga Berita ini

About the Author: possibolga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *