Bergaya Petugas, Todong Warga Pakai Pistol Mainan, 4 Pria Ini Diteriaki “ Rampok “

Sibolgapos.com | Aksi nekad para pria ini berujung sial. Mengaku petugas hukum, coba menggertak seorang warga dengan tudingan sedang melakukan kegiatan perjudian. Kejadian ini menimpa Osis (44) warga Jalan Bromo, Gang Sosial Kelurahan Tegal Sari III Kecamatan Medan Area. Curiga dan tak merasa salah, ke empatnya diteriaki “rampok”.

Empat pria yang disebut mengaku sebagai anggota penegak hukum melakukan penggrebekan di kawasan Jalan Bromo hari Selasa (19/6/2018) sekira jam 22.00 WIB.

Keempat oknum yang mengaku petugas hukumi itu tiba-tiba datang menaiki mobil Avanza dan Innova dan langsung memarkirkan kendaraanya di depan rumahnya. Selanjutnya, ketiganya langsung mendobrak pintu rumah, sehingga penghuninya terjaga dari tidur. “Ada apa ini, siapa kalian?” jelas Osis seperti dituturkan kembali kepada wartawan Jumat (22/6/2018) sore.

“Kami polisi,” kata salah seorang pria itu sambil menodongkan pistol, yang ternyata mainan. Mendengar pernyataan salah seorang pria yang akhirnya diketahui berinisial Y , Osis tak percaya begitu saja.

Pasalnya, Osis merasa tidak sedang melakukan tindakan melawan hukum di kediamannya itu. Apalagi, penampilan para pria yang mengenakan pakaian biasa tersebut, tidak meyakinkan sebagai polisi. “Kalau benar kalian polisi, mana kartu anggota kalian? Apa perlu aku teriak rampok!” kata Osis kepada keempat orang tersebut. Seiring pernyataan itu, Osis kemudian berteriak minta tolong yang mengundang warga sekitar berbondong-bondong ke rumahnya.

Melihat kerumunan massa, keempat pria itu pun langsung naik ke mobil mereka kembali dan berusaha kabur. Namun, satu di antaranya seorang pria berbadan kurus dengan inisial Y (30) warga Jalan Datuk Kabu, Gang Sultan II, Tanah Garapan Pasar III Tembung berhasil ditangkap warga.

Selanjutnya warga menghubungi Irvan, Kepala Lingkungan (Kepling) II, Kelurahan Tegal Sari III. “Begitu mendapatkan infomasi tersebut langsung saya menghubungi pihak kepolisian. Tak lama, personel Polsek Medan Area terjun ke lokasi mengamankan oknum polisi gadungan. Apa motifnya, saya juga tidak tahu,” sebut Kepling. Menurut Irvan, rumah yang digrebek oknum polisi gadungan itu, tidak ada menyelenggarakan perjudian atau peredaran narkoba. “Makanya kedatagan mereka patut dipertanyakan. Jadi, biarkan saja polisi  menangani kasus ini,” pungkasnya.

Baca Juga Berita Ini :  Pemerintah Berkomitmen Menuntaskan Dugaan Pelanggaran HAM

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Medan Area, Iptu P Hutagaol ketika dikonfirmasi membenarkan pihaknya telah mengamankan seorang pria yang menggerebek masuk rumah warga. “Pria ini kita amankan guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Darinya, polisi menyita pistol mainan,” katanya. Meski telah diamankan, Y sepertinya bakal bebas karena belum ada tuntutan dari pihak warga maupun korbannya.(ast/m24)

 

 

Baca Juga Berita ini

About the Author: possibolga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *