Alasan Sakit.. Oknum Kadishub Samosir “ Gagal “ Diperiksa Poldasu di Kasus Tenggelamnya KM Sinar Bangun

Sibolgapos.com | Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Samosir, NS tidak hadir dari panggilan penyidik kepolisian untuk diperiksa sebagai tersangka terkait tenggelamnya KM Sinar Bangun di perairan Danau Toba, Senin (09/07/2018).
Kabid Humas Polda Sumatera Utara (Sumut) Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja mengatakan, ketidakhadiran NS, dikarenakan saat ini dia mengaku sedang dalam keadaan sakit. “Tersangka Oknum Kadishub Samosir tidak menghadiri panggilan hari ini, karena alasan sakit,” ungkapnya kepada wartawan.
Tatan menjelaskan, ketidakhadiran NS disertai dengan surat keterangan sakit yang dikirimkannya kepada penyidik Subdit III/Umum Direktorat (Dit) Reskrimum Polda Sumut. “Tersangka hanya mengirimkan surat keterangan sakit,” terangnya.
Selanjutnya, sambung Tatan, penyidik menjadwalkan kembali pemeriksaan tersangka sembilan hari ke depan, sesuai dengan kesiapan Oknum  Kadishub Samosir tersebut. “Tersangka menyatakan siap untuk diperiksa pada 18 Juli mendatang,” jelasnya.
Disinggung tentang penahanan tersangka NS, Tatan menyebut menunggu hasil pemeriksaan dan merupakan kewenangan penyidik. “Kalau soal penahanan tersangka, itu merupakan kewenangan penyidik,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, dalam kasus tenggelamnya KM Sinar Bangun di perairan Danau Toba, Senin (18/06/2018) lalu, Polda Sumut telah menahan empat tersangka, yakni nakhoda sekaligus pemilik kapal PSS, Oknum Pegawai Honor Dishub Samosir anggota Kapos Pelabuhan Simanindo KS, Oknum PNS Dinas Perhubungan Samosir Kapos Pelabuhan Simanindo GFP, serta Kepala Bidang Angkutan Sungai dan Danau Penyebrangan (ASDP) Samosir Dishub Provsu RS. Selanjutnya dalam proses pengembangan penyidikan, Poldasu kemudian menetapkan Kadishub Samosir, NS sebagai tersangka.(ast)

 

Baca Juga Berita Ini :  Mendukung Penguatan Diplomasi Ekonomi

Baca Juga Berita ini

About the Author: possibolga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *