Gegara Ibu Tunggak Kredit Motor, Siswi SMP Disekap & Dilecehkan Debt Collektor, Polisi Berhasil Bebaskan Korban

Sibolgapos.com | Seorang siswi SMP berinisial RI disekap dan dilecehkan debt collector (penagih utang) di kantor perusahaan pembiayaan di kawasan Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat.
Dikutip dari tribunnews.com, gadis berusia 14 tahun jadi korban keganasan debt collector gara-gara ibunya menunggak pembayaran cicilan kredit sepeda motor.
Sang ibu, Nining, mengakui menunggak pemembayaran cicilan sepeda motor tiga bulan. Namun Nining tidak menerima perilaku penagih utang yang mengancam keselamatan jiwa dan kehormatan anaknya
Keterangan yang dihimpun, kejadian itu bermula ketika RI melintas di wilayah Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (6/7).
RI tak menyadari jika ada beberapa penagih utang yang sudah mengintainya dari kejauhan.
Motor yang dikendarai RI, secara mendadak diberhentikan oleh sejumlah debt collector di jalan.
RI merinding ketakutan dan menangis saat sepeda motor matiknya kala itu dirampas oleh sejumlah pria berbadan tegap. RI ditanya-tanya oleh debt collector itu sampai menangis.
Karena tangisan RI itu sempat menarik perhatian warga sekitar, para debt collector itu seketika langsung membawa RI ke sebuah kantor, yang berada di Kawasan Srengseng, Jakarta Barat.
RI semakin panik, tak bisa berbicara lantaran ketakutan. Dalam kondisi masih mengenakan seragam sekolah, sesampainya di sebuah kantor yang bergerak di bidang finance, RI langsung memojokkan diri di sebuah sudut tembok kantor lantaran ketakutan.
Selama berjam-jam di kantor finance tersebut, RI diduga kuat mendapat perilaku yang tidak senonoh.
RI tak diperbolehkan pulang oleh para debt collector tersebut, kalau belum membayar cicilan bulanan motor matik miliknya.Hal ini, membuat sang ibu, berkecamuk dan panik.
Mendapatkan informasi bahwa RI berada di kantor para debt collector itu, Nining tentu saja panik. Kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Palmerah, pada sore hari.
Baca halaman selanjutnya……..
Baca Juga Berita Ini :  Melawan Propaganda Kelompok Separatis dan Teroris Papua

Baca Juga Berita ini

About the Author: possibolga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *