Polres Taput Tangani Kasus Pengrusakan Kotak Suara

Sibolgapos.com | Tim penyidik Reskrim Polres Tapanuli Utara melakukan pengusutan dugaan pengrusakan kotak suara pasca pemilihan di Kantor PPK Kecamatan Siborongborong.
“Ada kita tangani kasus pengrusakan kotak suara di Kantor PPK Kecamatan Siborongborong,” kata Kapolres Taput, AKBP Horas Silaen, melalui Kasubag Humas Aiptu W Barimbing, Minggu (8/7/2018) sore seperti dilansir laman tribratanews.sumut.polri.
Peristiwa itu terjadi usai Pemilihan Bupati Tapanuli Utara (Taput). Belakangan, kasus pengrusakan itu disebut sudah dilimpahkan ke Polda Sumatera Utara.
Menurut Barimbing, Polres Taput hanya menangani soal tindak kriminalnya saja, yaitu –pengrusakan. “Kita hanya tangani kriminal murni,” kata Aiptu W Barimbing lagi.
Menurut dia, karena peristiwa itu adalah tindakan massa yang mendatangi kantor KPU Taput, kasusnya kemudian ditangani oleh Poldasu.
“Kalau itu sebenarnya polda yang nangani. Awalnya kita yang memproses, namun kasus keributan itu dilimpahkan ke Poldasu,” kata W Barimbing.
Masih kata dia, kasus pengrusakan yang terjadi diduga dilakukan massa pendukung salah satu calon bupati. “Salah satu calon bupati. Tapi, tim pemenangan siapa, kita tidak tahu,” kata Barimbing.
Disinggung soal dugaan kecurangan, Barimbing mengaku Polres Taput tidak ada menanganinya, karena itu bukan tindak pidana.
Sebelumnya, Roder Nababan SH, kuasa hukum pasangan salah satu calon bupati menilai, apa yang dilakukan itu adalah hak mereka.
“Artinya, jangan mengatakan orang pencuri ternyata kita yang melakukan pencurian,” tegas Roder Nababan SH, kepada wartawan, Sabtu (7/7/2018).
Sambung Roder lagi, pemutarbalikkan fakta merupakan perbuatan keji. “Namun kita percaya kepada Gakkumdu di Taput akan membongkar kasus ini terang benderang,” sebutnya. (ast/tn)

 

Baca Juga Berita Ini :  Melawan Propaganda Kelompok Separatis dan Teroris Papua

Baca Juga Berita ini

About the Author: possibolga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *