Jalan Lumpur di ‘Sulap’ Jadi Rabat Beton

Sorkam – Jalan yang dulunya selalu berlumpur, kini menjadi Rabat beton lewat pembangunan Dana Desa di Desa Sorkam Kiri, Kecamatan Sorkam, Tapanuli Tengah. Alangkah senangnya masyarakat Sorkam Kiri yang sudah memamfaatkan langsung penggunaan Dana Desa ini. Jalan menuju sawah masyarakat yang sebelumnya susah untuk dilintasi, kini sudah semakin mudah dengan bangunan rabat beton.

Foto : Kades Sorkam Kiri dan aparat saat berada di lokasi pengerjaan rabat beton dengan didampingi pendamping pemberdayaan.

Akses masyarakat untuk mengangkut hasil pertanian tentu sudah semakin mudah, mobil sudah bisa melintas hingga ditengah-tengah sawah masyarakat. Dengan Sorkam Kiri juga lebih leluasan mencurahkan buah pikiran mereka dengan memamfaatkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) demi menunjang penghasilan desa.

“Kita akan upayakan pembangunan desa kita ini semaksimal mungkin, mumpung Dana Desa ada. Saya bersama masyarakat selalu melakukan musyawarah sebelum pelaksanaan pembangunan, kemana dan bagaimana pelaksanaannya selalu kami musyawarahkan,” ungkap Kades Sorkam Kiri Rinaldi Pasaribu, Sabtu (4/8).

Rinaldi menjelaskan, selain untuk pembangunan rabat beton, dana desa juga mereka mamfaatkan untuk pembangunan Telford di dusun I Sorkam Kiri dengan volume 358.40 meter dengan alokasi dana Rp125 juta lebih, pengadaan PJU 10 unit, bantuan pelayanan pendidikan keagamaan, bantuan pelayanan keagamaan, serta menyertaan modal BUMDES senilai Rp178 juta lebih.

“Kita selalu berupaya agar Dana Desa yang dikucurkan untuk desa Sorkam Kiri dapat semaksimal mungkin di mamfaatkan oleh masyarakat kita, yang jelas saya mengajak, agar masyarakat Sorkam Kiri bekerjasama, untuk membangun desa ini,” jelasnya.

Kepala Desa Sorkam Kiri mengaku, sering kewalahan dengan tehnik pembangunan. Namun, itu semua bisa diatasi dengan bantuan para pendamping desa yang terus menerus memberikan arahan dan bimbingan kepada kami saat pelaksanaan pembangunan, terlebih kepada Bupati Tapteng melalui Dinas PMD yang selalu mengordinir pelaksanaan pembangunan ini. “Kalau yang kami lakukan memang salah, Pendamping dan Dinas PMD langsung menegur kami, itu sebenarnya yang kami inginkan, jangan sampai kami salah memamfaatkan Dana Desa ini,” pungkasnya. (Rommy)

Baca Juga Berita ini

About the Author: possibolga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *