Perubahan Nama Bandara Silangit Mendapat Penolakan dari Tokoh Masyarakat

TAPUT, sibolgapos.com – Perubahan nama Bandara Internasional Silangit menjadi Bandara Internasional Raja Sisingamangaraja XII berdasarkan Keputusan Menhub Nomor KP 1404 Tahun 2018 tertanggal 3 September 2018 mendapat penolakan keras dari tokoh masyarakat sekitar bandara.

Pongat Simanjuntak, salah satu tokoh masyarakat setempat sekaligus turunan pemilik ahliwaris , mengungkapkan penolakan masyarakat itu didasari atas nama keramat Silangit yang dahulunya diungkapan sebagai lambang pengaduan kepada Salib Tuhan yang dilangit

Menurut Pongat Simanjuntak, kata Silangit berasal dari satu ungkapan dalam bahasa batak, yakni ‘Silang na dilangit’ disingkat Silangit yang memiliki arti ‘Salib di langit’, dimaknai sebagai simbol pertolongan dan keselamatan.

Dimana pada masa penjajahan, telah menimbulkan banyak korban nyawa dari keturunan ‘Sibagot ni Pohan’ yang tinggal di kawasan tersebut. “kata Silangit lahir sebagai ungkapan keselamatan disisa kepedihan masa penjajahan Belanda dahulu yang dilontarkan orang tua kami terdahulu. yang suami-suamin mereka mati tertembak oleh penjajah Belanda,” terang Pongat Simanjuntak.

Ungkapan tersebut akhirnya disepakati bersama oleh keturunan ‘Sibagot ni Pohan’ yang terdiri dari 12 marga, yakni Tampubolon, Siahaan, Simanjuntak, Hutagaol, Panjaitan, Silitonga, Siagian, Sianipar, Simangunsong, Marpaung, Napitupulu, dan Pardede, untuk diresmikan sebagai nama kawasan yang saat ini menjadi lokasi keberadaan bandara. Yang menjadi alasan bagi keturunan ‘Sibagot ni Pohan’ untuk meresmikan nama kawasan tersebut menjadi Silangit dengan bukti adanya sumur pertanda sumber air bersih pembasuh duka setiap ibu yang ditinggal mati suaminya.

Pongat Simanjuntak juga telah menginspirasi masyarakat untuk mendukung semangat pembangunan hingga warga keturunan ‘Sibagot ni Pohan’ menghibahkan lahan demi keberadaan bandara.

“Jika nama bandara silangit diganti, itu artinya telah menghianati nilai semangat kami yang selama ini ada. Makanya, kami menolak pergantian ini dan akan bertindak tegas untuk menyikapinya,” ujarnya mengakhiri. (Mariana Hutagalung)

Baca Juga Berita ini

About the Author: possibolga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *