Kasus Murid Tikam Guru di Tapteng Upaya Diversi Masih Dilakukan

TAPTENG, sibolgapos.com – AP, Murid kelas XI di SMK Negeri 1 Negeri Sorkam, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara yang menjadi pelaku penikaman terhadap gurunya PS (44), telah dititipkan pihak kepolisian di Lapas Klas IIa Sibolga sejak kemarin, Senin (17/9).

Proses hukum kepada AP agaknya masih berlanjut. Pengenaan pasal 351 tentang penganiyaan diberi kepada AP. Kapolsek Sorkam AKP Toni Simanjuntak menyebut pasal ini juga sudah sesuai dengan Undang-undang anak.

“Ya dikenakan pasal 351 penganiayaan dan merujuk undang-undang anak, karena dia kan dibawah umur,” kata Kapolsek dihubungi wartawan, Selasa (18/9) sore.

Kapolsek menyebut upaya Diversi atau pengalihan penyelesaian perkara Anak dari proses peradilan pidana ke proses di luar peradilan pidana masih terus dilakukan.

“Kita upayakan Diversi, untuk jawaban  hasil Diversi yang sudah kita lakukan masih menunggu dari pihak Bapas,” terang Kapolsek.

Pernyataan terpisah dikatakan Parlaungan Silalahi yang menjadi kuasa hukum AP. Menurut dia, upaya Diversi pertama di kepolisian sudah gagal.

“Diversi itu kan di kepolisian, di kejaksaan dan di pengadilan. Ah di kepolisian kan tidak berhasil di Polsek, karena keluarga korban masih focus sama penyembuhan korban,” kata Parlaungan.

Parlaungan menyebut, upaya Diversi selanjutnya akan dilakukan di Kejaksaan. Ia mengaku akan terus berusaha melakukan pendekatan dengan keluarga korban.

“Kita akan lakukan yang terbaik, pendekatan dengan korban,” katanya.
Parlaungan juga mengungkapkan, upaya dari keluarga pelaku AP juga sudah ada. NS, ibu dari pelaku AP juga sudah mendatangi pihak keluarga korban.

“Setelah kejadian ibunya br Situmeang langsung mendatangi rumah sakit umum,” terangnya. (rommy)

Baca Juga Berita ini

About the Author: possibolga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *