Ini Inisial Perampok Gunakan Sajam di  Tangga Seratus

Sibolgapos.com –  Terkait aksi perampokan menggunakan senjata tajam di kawasan objek wisata Tangga Seratus, Kapolres Sibolga AKBP Edwin H Harianja mengaku geram.

“Nama Pelakunya T itu, korbannya orang Bukit Tinggi,” kata Kapolres kepada wartawan melalui sambungan telepon, Minggu (23/9) malam.

Menurut dia, pelaku perampokan itu sebenarnya orang yang sama yang selama ini sudah diincar para petugas.

“Orangnya susah dikejar, begitu dicari, bisa dia sprint sampai ke atas (tangga seratus),” ungkap Kapolres yang kini mengaku sedang berada di Kota Medan.

Kejadian serupa menurut dia juga sudah pernah terjadi. Korbannya para pelajar yang juga nongkrong di lokasi wisata itu.

“Ini udah keberapa, aneh-aneh saja itu, kemarin ada anak-anak sekolah yang kesana malam. Ada yang pacaran tapi gak mau melapor mungkin karena malu juga kan?,” ungkapnya.

Kapolres juga menyesalkan aksi para anak-anak muda yang sering nongkrong di tempat itu. Aksi pengrusakan fasilitas umum juga kerap dilaporkan terjadi.

“Dipecahkan terus itu lampunya, aduh, berapa kali, anak-anak muda itu kek gitu, Pemko itu kan juga capek juga, dipecah. Udah berapa kali itu anak, kayak ada kelainannya juga, nongkrongnya di tangga seratus dia,” katanya.

Kapolres pun menegaskan sudah memerintahkan personilnya untuk melakukan pengejaran pelaku sampai dapat.

“Itu udah saya suruh dikejar sampai dapat. Sementara ya kita tingkatkan patroli,” tegas Kapolres.

Diketahui, pagi Minggu (23/9) naas bagi dua perempuan yang sedang berolahraga di Tangga Seratus, Kota Sibolga, Sumatera Utara. Tiba-tiba mereka didatangi dua orang tak dikenal yang memakai penutup wajah

Penjahat tersebut meminta dua korban menyerahkan telepon genggam. Karena di bawah ancaman parang, kedua korban terpaksa memenuhi permintaan pelaku.

Baca Juga Berita Ini :  Mendukung Penguatan Diplomasi Ekonomi

“Iya, pakai parang tadi, diletakkan di tangan, jadi aku serahkan handphone-nya,” kata korban.

Usai mendapatkan barang yang diinginkan, kedua bandit kabur. “Mereka pergi, gak tahu, tadi ada juga ibu-ibu melihat kami di situ,” katanya.

Korban yang mengenakan hijab berwarna merah muda mengaku berasal dari Bukit Tinggi, Sumatera Barat. Kasus itu kemudian dia beritahukan kepada anggota polisi yang berada di sekitar tempat kejadian perkara dan dia disarankan untuk datang ke kantor polisi lengkap dengan kotak ponsel sebagai barang bukti.

“Tadi mau melapor ke polisi, tapi kata polisi disuruh datang ke kantor polisi bawa kotak handphone,” katanya.

Setelah para petugas itu pergi, tidak lama setelah itu, seorang lelaki berpakaian sipil yang mengaku anggota polisi datang dan menawarkan untuk mendampingi korban ke kantor polisi.

“Saya polisi juga, ayo ke kantor saja,” kata dia.

Tangga Seratus merupakan kawasan peninggalan zaman kolonial. Obyek wisata ini salah satu yang sohor di Kota Sibolga. Kawasan ini sering didatangi masyarakat lokal maupun wisatawan dari luar daerah, selain untuk bersantai, juga untuk olahraga sambil menikmati panorama. (Rommy)

 

Baca Juga Berita ini

About the Author: possibolga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *