dr. Ganda Nainggolan : BPJS Kesehatan Nunggak Rp 16 M, RSUD Tarutung Devosit Rp 9 M

Tarutung, sibolgapos.com – dr. Ganda Nainggolan, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD ) Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara-Sumatera Utara, Sabtu (29/9 ) dirumah dinasnya mengatakan, tunggakan BPJS Kesehatan tidak berdampak negatif kepada pelayanan dan ketersediaan obat obatan di RSUD yang dipimpinya.

Menurutnya, BPJS belum melunasi tunggakan ke RSUD Tarutung Sejak Bulan Juni hingga saat ini, namun pelayanan serta ketersediaan obat obatan tetap cukup, ujarnya.

Menurutnya, terhitung bulan Juni hingga bulan September 2018 BPJS belum melunasi dana ke RSUD yang dipimpinya sekira Rp 16 M.

“RSUD Tarutung memiliki dana Deposito sebesar Rp 9 M, dana tersebut akan kita gunakan untuk operasional serta ketersediaan obat obatan sebelum
BPJS mencairkan klaim dana.

Menurutnya, Rumah Sakit itu adalah pelayanan sehingga kita harus mendahulukan pelayanan ketimbang dana dengan alasan karena kita atau RSUD Tarutung memiliki dana Rp 9 M.

Ketersediaan dana tersebut berhasil dikumpulkan sejak bulan Agustus tahun 2014 lalu ( sejak dirinya diangkat menjadi Direktur di RS tersebut.

Dana berhasil didapatkan dari hasil pelayanan selama 4 tahun sejak dirinya menjadi direktur.

“Prinsip efektif, efesien dan membangun praktek bisnis yang sehat, sehingga dirinya harus meminilasi pengeluaran yang tidak perlu serta menambah pendapatan.

Untuk mencapai target itu, pelayanan harus diperbaiki sehingga rumah sakit tersebut menjadi tujuan orang banyak untuk berobat, namun harus digaris bawahi adalah “jangan pernah mendahulukan kepentingan pribadi serta keuntungan pribadi, ujarnya mengakhiri. (Mariana Hutagalung)

Baca Juga Berita ini

About the Author: possibolga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *