Kerukunan Umat Beragama Harus Tetap Terjaga

Sibolga-Sibolga Pos

Presiden Republik Indonesia, Jokowidodo himbau masyarakat Sibolga khususnya, umumnya Indonesia untuk tetap menjaga kerukunan antara sesama. Hal tersebut disampaikanya dalam kunjungan kerja kelokasi bom bunuh diri, Jalan Cendrawasih, Gang Serumpun, Kelurahan Pancuran Bambu, Kecamatan Sibolga Sambas, Sibolga- Sumatera Utara, Minggu (17/3).

Jokowidodo menerangkan, sebanyak 269 Juta jiwa penduduk Indonesia, memiliki agama dan ras yang berbeda, sehingga kita harus memelihara perbedaan itu serta saling menghargai dalam menjujung tinggi kerukunan antar sesama.

Hasil rekap lapangan sebanyak 171 unit rumah yang rusak akibat bom bunuh diri Sibolga menjadi perhatian bersama yang harusnya tidak terjadi. Aksi Bom bunuh diri tersebut menelan korban jiwa yang tidak berdosa juga kerugian material bahkan meninggalkan rasa cemas yang mendalam dikalangan masyarakat setempat.

“Saya akan berikan bantuan sebesar Rp 1.501.000.000,- (satu milyar Limaratus satu juta Rupiah ) untuk perbaikan rumah penduduk yang rusak pasca bom bunuh diri yang terjadi di Jalan Cendrawasih, Gang Serumpun, Kelurahan Pancuran Bambu, Kecamatan Sibolga Sambas, beberapa hari lalu.

Pemerintah Kota Sibolga diminta membuat program pembangunan kerusakan rumah tinggal warga dan pemerintah pusat akan menurunkan tim termasuk kementerian sosial mengkaji dan menilai seluruh kerusakan.

Hanya dengan kebersamaan, saling menghargai satu sama lain, menghormati perbedaan agama, suku dan ras kita akan tetap utuh dan hidup aman dan damai, ujarnya.

Dilapangan Gedung Olahraga (GOR) Pandan Kabupaten Tapanuli Tengah, Jokowidodo kembali berjanji akan memperluas bandara udara Pinang sori, sehingga pesawat ukuran besar bisa mendarat.

Kunjungan Jokowidodo tersebut, disambut hangat masyarakat setempat, dan akan memilihnya kembali membawa roda Pemerintahan Republik Indonesia untuk lima tahun kedepan. (Mariana Hutagalung)

Baca Juga Berita Ini :  Jokowi dan Prabowo Tempuh Rekonsiliasi Yang Mengejutkan

Baca Juga Berita ini

About the Author: Mariana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *