Jembatan Penghubung Antar Desa Terabaikan

Tapanuli Tengah-Sibolga Pos|

Jembatan penghubung antar Desa Poriaha dengan Desa Tapian Nauli IV dan Desa Aloban Bair, Kecamatan Tapian Nauli Kabupaten Tapanuli Tengah-Sumatera Utara, terkesan diabaikan sejak sepuluh tahun lalu.

Ny. Hutagalung, (34) warga Kecamatan Tapian Nauli, Senin (29/4) mengaku prihatin dengan kondisi jembatan tersebut.

Ia menjelaskan, kondisi jembatan yang menghubungkan ketiga desa tersebut, cukup memprihatinkan, serta tidak pernah mendapatkan perhatian dari pihak pemerintah setempat sejak dibangun sekira sepuluh tahun silam.

Jembatan yang terbuat dari lantai kayu tidak memiliki atap sehingga cepat rapuh, sedangkan warga pengguna jembatan tersebut sedikitnya 1.200 Kepala keluarga (KK).

“Setiap kali beraktifitas keluar dan masuk desa kami harus mampu melewati jembatan tersebut dengan dua lembar papan, ujarnya.

Selain jalan sempit serta tikungan lokasi jembatan juga berada dititik jalan mendaki, sehingga menambah kecemasan bagi pengguna jalan roda dua maupun roda empat.

“Jika tidak segera ditangani kondisi tersebut dikwatirkan akan menelan jatuhnya korban jiwa yang berdampak kepada keselamatan warga juga armada pengangkut kebutuhan masyarakat setempat.

Setiap kali melintas, pengemudi harus mengikuti petunjuk kondekturnya masing – masing untuk menghindari lobang jembatan.

Senada dengan itu, warga lainya menuding kalau Pemerintah setempat mengalokasikan dana berbasis pendukung atau pemilihnya saat berkampanye bukan skala prioritas. (Paskah Hutagalung)

Baca Juga Berita Ini :  Jokowi dan Prabowo Tempuh Rekonsiliasi Yang Mengejutkan

Baca Juga Berita ini

About the Author: Mariana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *