Pemkab Taput Kembangkan Budidaya Palawija

Tarutung-Sibolga Pos|

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara-Sumatera Utara, kembangkan budidaya palawija jenis jagung.

Josua Napitupulu, Camat Pangaribuan, Kabupaten Tapanuli Utara-Sumatera Utara, Kamis (30/5) mengatakan, pihaknya sedang mengembangkan budidaya taman jagung didaerah tersebut.

Pengembangan tanaman jagung dilakukan setelah meneliti kesesuaian iklim dengan tanaman didaerah itu lewat tenaga Petugas Penyuluhan Pertanian Lapangan (PPL).

Menurut Josua Napitupulu, produksi jagung setiap hektarnya rata-rata 7 hingga 9 ton/hektar dengan budidaya yang benar.

Sementara modal per hektar sekitar Rp 6.000.000,- hingga Rp 8.000.000,- juta per hektar, sementara harga jual jagung kering didaerah tersebut bervariasi Rp. 3500 hingga Rp 4000 per kg, dengan pasca panen 100 hari.

Diperkirakan setiap hektarnya petani mampu mengais keuntungan rata-rata Rp.15.000.000,- setiap hektarnya.

Sondang EY. Pasaribu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tapanuli Utara, Kamis (30/5) mengatakan, pihaknya telah menyalurkan bantuan bibit unggul pertanian sesuai dengan pesanan masyarakat dan hasil penelitian pihak PPL pertanian di masing-masing Kecamatan, ujarnya.

Dikatakanya, selain bantuan bibit unggul pertanian, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, juga memberikan berbagai bantuan alat mesin pertanian sesuai kebutuhan kelompok.

Pemberian bantuan alat pertanian tersebut, diyakini mampu menambah hasil perkapita petani didaerah itu serta berubahnya lahan tidur menjadi lahan produktif.

Bupati Tapanuli Utara, Nikson Nababan, berjanji akan melakukan upaya lobby-lobby anggaran untuk bantuan alat mesin pertanian termasuk alat mesin pertanian berukuran besar sesuai dengan kondisi masing-masing Kecamatan.

Dengan demikian lahan tidur didaerah tersebut, akan beralih fungsi menjadi lahan produktif yang berdampak kepada peningkatan perekonomian masyarakat petani di daerah itu. (Mariana Hutagalung)

Baca Juga Berita Ini :  Keputusan MK adalah Final

Baca Juga Berita ini

About the Author: Mariana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *