Dinas Koperasi UKM Tapanuli Utara, Tidak Memiliki Program Bantuan Modal UKM dan Dana Pinjaman Bergulir

Tarutung-Sibolgapos

Dinas Koperasi Usaha Kecil Menegah (UKM) di Kabupaten Tapanuli Utara-Sumatera, tidak memiliki program bantuan permodalan, penyertaan modal atau pinjaman bergulir kepada pelaku usaha didaerah tersebut. Akibatnya pelaku usaha didaerah itu harus berurusan dengan pihak koperasi swasta dengan suku bunga 10 hingga 15 %.

Marco Panggabean, Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian Kabupaten Tapanuli Utara, dihubungi Jumat (12/7) kepada wartawan mengaku tidak memiliki program bantuan dana bergulir, atau bantuan permodalan dan sejenisnya didaerah tersebut.

“Kita tidak memiliki program bantuan dana bantuan pinjaman bergulir atau penyertaan modal sejenisnya kepada UKM, ujarnya.

Erik Lumbantobing (53) salah seorang pelaku UKM di Desa Panggabean Kecamatan Siatasbarita, Jumat (12/7) mengaku kecewa dengan ketidak pedulian pemerintah terhadap UKM didaerah itu.

Dirinya heran Dinas UKM milik pemerintah yang seogianya memiliki program untuk meningkatkan perekonomian rakyat melalui UKM justru tidak mendapatkan respon sama sekali.

Akibat ketidak milikan program tersebut, dirinya bersama pelaku UKM didaerah itu terpaksa berurusan dengan pihak koperasi swasta demi mendapatkan bantuan modal dengan suku bunga 10 hingga 15 %.

Pinjaman tersebut akan dibayar setiap harinya sesuai dengan perjanjian besaran cicilan, “jika tidak memiliki hasil penjualan pihaknya harus mengeruk kantong untuk angsuran pinjaman dimaksud.

“Kami berharap pihak berwajib menelisik anggaran yang dialokasikan untuk Dinas Koperasi UKM Perindustrian milik Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, demi kesejahteraan pelaku UKM di daerah ini, ujarnya mengakhiri .(Mariana Hutagalung)

Baca Juga Berita Ini :  Kestabilan Politik dan Kepastian Hukum, Modal Kepercayaan Untuk Mendatangkan Investor

Baca Juga Berita ini

About the Author: Mariana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *