Dinas Koperasi dan UKM Bungkam Terkait Honor Pendamping di 15 Kecamatan se-Tapanuli Utara

Tarutung- Sibolgapos|

Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Tapanuli Utara-Sumatera Utara, memilih bungkam terkait kesejahteraan pendamping di 15 Kecamatan se-Kabupaten Tapanuli Utara, Rabu (17/7).

Marco Panggabean, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Tapanuli Utara-Sumatera Utara, akhir akhir ini mengaku tidak memiliki dana pinjaman bergulir untuk UKM dan bantuan dana lainya untuk pengembangan bisnis masyarakat didaerah tersebut sejak tahun 2018 dan 2019.

Siburian Salah seorang staf pada dinas Koperasi dan UKM enggan angkat bicara ketika dikonfirmasi besaran dana atau honor perbulannya yang diterima petugas yang disebut sebagai pendamping di 15 Kecamatan se Kabupaten Tapanuli Utara.

Siburian mengaku ke 15 petugas Kecamatan sebagai perpanjangan tangan untuk membantu tugas dinas terkait di Tapanuli Utara.

Namun sebelumnya Marko Panggabean mengaku tidak memiliki program pengembangan berupa pinjaman bergulir dan bantuan lainya untuk pelaku usaha menengah kebawah didaerah tersebut sejak tahun 2018 hingga 2019.

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, dinilai lalai dalam mengoptimalkan instansi di wilayah pemerintahan Kabupaten Tapanuli Utara

“Jika tidak memiliki program harusnya instansi tersebut dileburkan agar tidak terjadi kebocoran anggaran yang dialokasikan untuk tunjangan jabatan pada instansi dimaksud. (Mariana Hutagalung)

Baca Juga Berita Ini :  Tantangan Hoax Bagi Pemerintah Untuk Suksesnya Pembangunan serta Kepemimpinan 5 Tahun Kedepan

Baca Juga Berita ini

About the Author: Mariana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *