Nenek 84 Tahun Raih Penghargaan Pengelolaan Dana Desa Terbaik

Samosir- Sibolgapos

Penggunaan Dana Desa (DD) merupakan hal utama yang disoroti banyak orang, sehingga dalam pemilihan kepala desa pemilih kerap mengarahkan kepada sosok yang lebih muda karena dianggap lebih mampu membangun desa.

Berbeda dengan Ibu enam orang anak, Rulia Simbolon 84 tahun Kepala Desa Simbolon Purba Kecamatan Palipi Kabupaten Samosir-Sumatera Utara.

Rulia Simbolon berhasil meraih penghargaan terbaik dalam hal pengelolaan Dana Desa (DD) tahun 2018 silam dari Pemerintah Kabupaten Samosir, Rapidin Simbolon.

Kini Rulia Simbolon dijuluki Kepala Desa Kabupaten Samosir karena dirinya dinilai mampu memecahkan berbagai masalah ditengah-tengah masyarakat antar desa.

Rulia Simbolon dirumah kediamannya, Jumat(22/11/2019) mengatakan, dirinya tidak terbebani atas kepercayaan masyarakat yang meminta dirinya menjadi kepala desa ditanah kelahiran almarhum suaminya

“Saya senang melayani masyarakat,saya tidak terbebani karena mereka memberikan kepercayaan penuh terhadap saya, saya tidak ingin masyarakat kecewa atas kepercayaan yang telah diberikan kepada saya untuk memimpin desa ini hingga 2 periode” ujarnya.

Rulia Simbolon seorang pensiunan kepala sekolah tahun 1995 silam, usai pensiun pada tahun 2007 diusianya yang ke 72 tahun, para tokoh masyarakat meminta dirinya untuk bersedia dicalonkan menjadi kepala desa Simbolon Purba Kecamatan Palipi.

“Saat itu, dirinya menolak permintaan tersebut, dengan alasan akan menikmati masa pensiun bersama keluarga anak dan cucunya,alasan tersebut tidak menjadi pengganjal bagi masyarakat mereka yakin desanya akan maju dibawah kepemimpinanya.

“Kami ingin pulang sebelum ibu menyetujui permohonan kami, ujarnya menirukan tokoh masyarakat yang bertahan dirumahnya hingga pukul 12 malam, saat itu saya tidak ada pilihan dan menyetujui permintaan tersebut.

Untuk memimpin desa Simbolon Purba yang memiliki penduduk 2700 jiwa dalam 560 kepala keluarga (KK) bukan hal yang mudah.

Baca Juga Berita Ini :  PSBB Masih Efektif Cegah Penyebaran Covid-19

Dirinya mengaku memiliki 3 pedoman dalam memimpin desa tersebut, jujur, Transparan dan akuntabilitas.

Menurutnya kejujuran salah satu modal hidup yang tidak bisa dipisahkan dalam kehidupan setiap orang dimanapun berada, namun kejujuran anggaran menjadi mata pedang yang harus diasah sehingga mampu merakit kepercayaan masyarakat.

Menurutnya, menepis bulan bulanan terkait pertanggung jawaban anggaran tersebut akan dapat dijawab oleh kejujuran dan transparansi anggaran. Dengan demikian kita akan mampu hidup tenang, ujarnya.

Akuntabilitas, seorang pemimpin tidak kalah pentingnya dalam setiap melahirkan peraturan desa atau (Perdes), sehingga peraturan desa tersebut dapat kita pertanggung jawabkan.

Dirinya mengaku masih mengalokasikan DD untuk infrastruktur pertanian, karena pada umumnya masyarakat desa Simbolon Purba hidup dari sektor pertanian. Sehingga dirinya mengalokasikan DD untuk pembangunan infrastruktur jalan menuju lahan pertanian, irigasi pertanian dan jalan lingkungan.

“Desa Simbolon purba dikenal dengan luasnya persawahan sedangkan pasokan air menuju areal pertanian sebelumnya minim, sehingga kita membangun irigasi dan jalan menuju lahan tidur dengan sendirinya lahan tidur tersebut menjadi lahan produktif.

Sedikitnya 100 hektar areal pertanian perbukitan yang dulunya menjadi lahan tidur akibat ketidak tersedianya infrastruktur jalan menjadi lahan produktif setelah pembangunan jalan usaha tani sumber dana DD tahun 2018.

Kedepan pihaknya bersama perangkat desa akan membidik pos pembangunan lainya, demi kesejahteraan masyarakat Desa Simbolon Purba. (Mariana Hutagalung)

Baca Juga Berita ini

About the Author: Mariana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *