7 Orang Meninggal, 22 Luka Parah Akibat Bencana di Tapanuli Tengah

Pandan- Sibolgapos

Sebanyak 7 korban jiwa dan 22 korban luka parah akibat bencana korban bajir, longsor dan angin kencang di Kecamatan Barus dan Kecamatan Andam Dewi Kabupaten Tapanuli Tengah-Sumatera Utara, Rabu (29/1) Pkl 02.00 Wib.

Safaruddin Ananda Nasution, S.STP, MM, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD ) Kabupaten Tapanuli Tengah-Sumatera Utara, dihubungi Rabu (29/1) Pkl 19.35 Wib mengatakan, pihaknya telah mendirikan dapur umum untuk korban bencana tersebut.

Sedangkan data sementara sebanyak 7 orang meninggal dunia dan 22 orang sedang menjalani perawatan dipuskesmas setempat.

“Itu masih data sementara, kami masih terus melakukan pencarian serta pendataan karena sebagian korban masih belum rampung didata bahkan lokasi kejadian berada didua Kecamatan.

Sedangkan bencana terjadi pada Desa Kampung Mudik, Desa Pasar Terandam, Desa Bungo Tanjung, Desa Kinali, Desa Ujung batu, Kelurahan Batu Gerigis, Kelurahan Padang Masiang, Kecamatan Barus. Banjir disebabkan luapan air dari sungai aek Sirahar, akibatnya Desa Kampung Mudik Terendam banjir setinggi 2 Meter, Desa Pasar Terandam terkena luapan air Sungai Aek Sirahar mengakibatkan banjir dan terendamnya Pemukiman Setinggi 2,5 Meter, Desa Bungo Tanjung terendam banjir setinggi 2 meter, Desa Kinali terendam Banjir Setinggi 2 meter, Desa Ujung Batu Terendam banjir setinggi 2 meter, Kelurahan Batu Gerigis terendam Banjir Setinggi 2 meter, Kelurahan Padang Masiang terendam Banjir Setinggi 2 meter. Akibat kejadian tersebut sebanyak 700 Kepala Keluarga (KK) harus mengungsi.

Upaya yang dilakukan BPBD saat ini adalah, menurunkan Personil Regu Piket beserta Personil Pusdalops.

Pihaknya telah melakukan evakuasi kepada korban banjir ke Posko Pengungsian BPBD Tapanuli Tengah.

“Kita sudah mendirikan daour umum untuk kebutuhan para pengungsi, serta menurunkan para tenaga medis kesehatan.

Berikut nama -nama korban meninggal dunia tersebut:

Baca Juga Berita Ini :  Penyesuaian Tarif BPJS Adalah Sebuah Keniscayaan

1.Nama : Marpaung (50 Tahun) Laki laki ditemukan pukul 08:00 wib

2. Nama : Juster Sitorus (55 Tahun) Laki laki ditemukan pukul 11:00 wib

3.Nama: Pardamean br Manalu (85 Tahun) Perempuan ditemukan pukul 12:30 wib

4. Nama: Abdul Rahman (72 Tahun) Laki laki ditemukan pukul 11:00 wib

5. Nama: Esrin Pane (48 Tahun) ditemukan pukul 12:50 wib

Alamat korban ke 5 korban meninggal tersebut Bonan Dolok Kecamatan Andam Dewi. Sedangkan kedua orang korban jiwa belum diketahui indetitas yang pasti. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia tertimpa matrial banjir. (Mariana Hutagalung)

Baca Juga Berita ini

About the Author: Mariana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *