Pengawasan Covid-19 di Perketat Hingga Masuk Desa

Tarutung-Sibolgapos
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara-Sumatera Utara, perketat pengawasan masuk desa di 15 Kecamatan.

Drs. Nikson Nababan M.Si, Bupati Tapanuli Utara, mengatakan, pihaknya memperketat pengawasan hingga tingkat desa, dengan mendirikan posko pemeriksaan.

“Kepala desa selaku ketua relawan tingkat desa bekerja keras bersama perangkadnya dalam menganti sipasi penularan virus covid 19.

Perketatan pengawasan dilakukan dengan mendirikan posko pemeriksaan kesehatan dipintu masuk desa dengan alat pengukur suhu tubuh, mencuci tangan hingga pencatatan indetitas pemudik sesuai KTP.

“jika suhu tubuh yang bersangkutan melampaui batas normal maka diserahkan kepada tim gugus Kecamatan untuk disolasi.

Parlindungan Sinaga, Kepala Desa Dolok Nauli, sekaligus koordinator Kepala desa se Kecamatan Adian Koting Kabupaten Tapanuli Utara, Sabtu (11/4) lalu, mengatakan telah memperketat pengawasan didaerah itu, dengan mendirikan posko pengawasan 24 jam.

Pemudik luar daerah khususnya dari zona merah akan disolasi mandiri selama 14 hari, selama menjalani isolasi dipantau oleh perangkad desa, karang taruna juga cendikiawan lainya.

“Saat ini sebanyak 30 orang pemudik dari luardaerah dalam isolasi mandiri dirumah tujuanya masing-masing, ujarnya.

Alexander Gultom, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Utara, Sabtu (11/4) mengatakan, Data covid 19 di Kabupaten Tapanuli Utara, hingga 10 April 2020 sebanyak OTG 5 orang, ODP 84, PDP 1 orang, positif Nihil, selesai pemantauan 1514 dan pelaku perjalanan 4012 orang.(Mariana Hutagalung)

Baca Juga Berita ini

About the Author: Mariana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *