Produksi Panen Menurun di Tengah Wabah Virus Covid 19

Tarutung- Sibolgapos

Ditengah pandemi covid 19 produksi panen di Kecamatan Adiankoting Kabupaten Tapanuli Utara-Sumatera Utara Menurun. Turunnya produksi panen tersebut diakibatkan hama penggerek batang.

Donanto Lumbantobing (47), salah seorang petani sawah di Dusun Lobupining Desa Dolok Nauli Kecamatan Adiankoting Senin (4/5) mengaku produksi panen sawah miliknya menurun hingga 50 % dari produksi panen sebelumnya.

Dirinya mengaku memiliki lahan seluas 1 hektar dengan produksi panen 4,9 ton setiap kali panen (dalam keadaan normal).

“Saat ini saya hanya mendapatkan sekira 2,5 ton, hal tersebut diakibatkan hama penggerek batang menyerang padi milik kami, ujarnya.

Dirinya mengaku tidak tau jelas penyebab hama penggerek batang tersebut sedangkan padi miliknya sudah disemprot dengan anti hama hingga dua kali.

S.E.Y Pasaribu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tapanuli Utara, Senin (4/5) kepada wartawan membantah pernyataan petani tersebut. Menurutnya, penggerek batang hanya menyerang tanaman padi berumur di bawah 75 hari.

“Saya juga selalu survey produktifitas ke lapangan, tadi saya dari Kecamatan Sipoholon hasil panennya cukup bagus karena kondisi iklim yg sangat mendukung ( curah hujan merata).

“Jika faktor pemeliharaan kurang, otomatis produksi menurun, ujarnya mengakhiri. ( Mariana Hutagalung)

Baca Juga Berita Ini :  Tindak Tegas Pelanggar Protokol Kesehatan saat Pilkada

Baca Juga Berita ini

About the Author: Mariana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *