Peran Generasi Muda Melawan Covid-19 di Masa Pandemi

Oleh: Dita Maheswari (Ketua Forum Pegiat Media Sosial Independen Regional Kota Depok)

Pergeseran peradaban dari dunia nyata ke maya menjadi keniscayaan di tengah pandemi Covid-19. Ruang siber yang bertumpu pada teknologi informasi dan komunikasi sebagai sarana utama konektivitas kehidupan. Implikasinya bukan hanya soal teknis, tetapi juga nilai (value) yang semakin berubah.Watak zaman “dipaksa” untuk beradaptasi dengan keadaan. Pandemi mendisrupsi menuju tatanan Adaptasi Kebiasaan Baru.

Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) menyatakan bahwa terindikasi hampir 1 juta situs penyebar hoaks mengudara. Lebih lanjut khusus berkaitan dengan informasi Covid-19 tidak kurang dari 1400-an hoaks menghiasi dunia digital. Hal itulah yang menempatkan peran sentral generasi muda dalam mengawal dan mengisi disrupsi peradaban seperti saat ini.

Peran generasi muda tidak hanya sebagai objek atau pengguna (user) teknologi, melainkan perlu menjadi subjek dalam perkembangan arus baru perangkat-perangkat digital, salah satunya dengan memproduksi konten narasi positif dengan mendukung upaya penanganan Covid-19 oleh pemerintah.

Keterlibatan pemuda dalam percepatan penanganan Covid-19 bisa membantu pemerintah menangani pandemi virus Covid-19.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah pemuda Indonesia mencapai 64,19 juta jiwa. Dengan jumlah pemuda yang sangat banyak, seharusnya pemuda bisa memberikan kontribusi yang lebih dalam memerangi Covid-19.

Beberpa hal yang dapat dilakukan oleh generasi muda untuk ikut dalam penanganan pandemi Covid-19, yaitu:

1. Disiplin dan Lakukan Edukasi Protokol Kesehatan

Melalui semangat para kaum pemuda, kita lawan pandemi Covid-19 dengan disiplin melaksanakan protokol kesehatan. Bagi para generasi muda, bersama memberi edukasi kepada teman-teman terdekat merupakan hal yang paling efektif. Entah itu satu sepermainan ataupun beda, sampaikan kepadanya secara baik bahwa Covid-19 ini bukan hal yang patut diremehkan.

Baca Juga Berita Ini :  UU Cipta Kerja Berantas Praktik Korupsi

2. Saling Menguatkan Dengan Menjalin Komumikasi Melalui Digital

Dalam kondisi seperti ini, penting bagi kita untuk saling menguatkan agar pemberitaan Covid-19 tidak membuat masyarakat tertekan. Kita bisa memulai dengan menanyakan kabar keluarga, sahabat, atau orang tua, jika mencari informasi seputar Covid-19, kita dapat memilih beberapa sumber berita yang terpercaya dan konsisten pada sumber tersebut.

3. Menjadi Agent of Change

Harapannya para generasi muda bisa berperan sebagai agent of change. Maka disinilah peran generasi muda, sebagai sosok yang memiliki semangat luar biasa dan dinamis, yang penuh energi, serta optimis diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang bergerak dan aktif dalam membantu pemerintah demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Baca Juga Berita ini

About the Author: Mariana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *